Rupiah menguat merespons data cadev yang naik untuk pertama kali dalam 6 bulan
Jakarta (KABARIN) - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Selasa, naik 15 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.980 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.995 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah didorong oleh kenaikan cadangan devisa (cadev) Indonesia yang untuk pertama kalinya meningkat dalam enam bulan terakhir.
“Rupiah menguat merespons data cadev yang naik untuk pertama kali dalam 6 bulan,” kata Lukman kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai 145,6 miliar dolar AS, meningkat 700 juta dolar AS dibandingkan posisi akhir Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar AS. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa.
Peningkatan cadangan devisa itu terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan BI sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, sekaligus berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Meski demikian, Lukman menilai pelaku pasar masih cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik serta risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat.
“Namun, investor cenderung masih cenderung wait and see mengantisipasi beberapa data ekonomi domestik ke depan (Rabu dan Kamis) yaitu penjualan ritel dan indeks kepercayaan konsumen. Indeks dolar AS sendiri terpantau range-bound, dengan investor wait and see menantikan risalah pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee) besok,” ungkap Lukman.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menguat ke level Rp17.988 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.999 per dolar AS.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026